Kepulauan Selayar Berpacu jadi Tujuan Investasi Pariwisata Terbaik

58

Dalam beberapa tahun terakhir, upaya menjadikan Kepulauan  Selayar sebagai poros pengembangan sektor kelautan dan pariwisata, terus digiatkan oleh Pemda setempat. Sejak Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, menakhodai Bumi Tanadoang, Pariwisata dan Kelautan memang menjadi “jualan” baru daerah yang terletak di luar Pulau Sulawesi Ini.

Tidak salah jika sebagian besar sumber daya, dikerahkan pada dua sektor tersebut“Pulau kita ada 130 buah, panjang garis pantainya 600 km lebih, dengan stimulus yang terus kita perkuat, Kepulauan Selayar akan menjadi daerah terdepan dalam hal pengembangan sektor kelautan dan pariwisata, terutama bahari,” ungkap Basli Ali di Benteng, Kepulauan Selayar, baru-baru ini.

Upaya tanpa henti menggenjot dua sektor andalan ini, tentu dibarengi dengan pelibatan pihak swasta / investor sebagai stakeholder, “kran investasi kita buka seluas-luasnya, saya pribadi terus mengawal kebijakan ini, bahkan sampai harus bertemu langsung dengan mereka ( investor : red ), untuk meyakinkan kebijakan serta kemudahan yang kita berikan,” lanjut Basli.

Dalam waktu bersamaan, Pemerintah Pusat menjadikan Kepulauan Selayar sebagai objek baru pengembangan wilayah dalam skema kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) bidang Pariwisata. Rencana besar yang proses pengusulannya sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu. KEK sendiri adalah Kawasan dengan batas tertentu yang mencakup dalam daerah dan wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperluas fasilitas tertentu.

Jika wacana ini berjalan tanpa aral, Kepulauan Selayar akan menjelma sebagai poros baru pengembangan wilayah berbasis pariwisata dan kelautan. Pemerintah pusat otomatis akan mengalokasikan kebijakan pengembangan infrastruktur, ke daerah berpenduduk 130 ribu orang ini. Mengintegrasikan kebijakan perizinan secara sistematis dari level pusat dan daerah.

Dalam skala lokal, Pemda Kepulauan Selayar pun telah mempersiapkan diri menyambut kemungkinan ditetapkannya KEK Pariwisata Kepulauan Selayar. Syarat turunan, terutama yang terkait dengan Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas terus diperkuat, yang terbaru, gebrakan besar dalam hal akses dibuat dengan kembali bertambahnya maskapai yang melayani jalur penerbangan ke Selayar. Garuda Indonesia melengkapi pilihan, setelah sebelumnya Lion Group melayani rute Makassar – Selayar.

Infrastruktur lain, seperti pelabuhan, ketersediaan BBM, Listrik, air bersih dan penunjang lainnya, dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan investasi, terutama pada duan bidang yang menjadi fokus kebijakan, kelautan dan pariwisata.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY